Simfoni Makrifat: Eksplorasi Semiotika Nada dalam Kajian Tasawuf
Keywords:
Musik Sufi, Tasawuf, Semiotika Nada, Hermeneutika Sufistik, Makna SpiritualAbstract
Musik dalam tradisi tasawuf tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi estetika, tetapi juga sebagai sarana transformatif dalam mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna simbolik setiap nada dalam perspektif sufistik dengan pendekatan semiotika. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif berbasis hermeneutika sufistik. Sumber primer mencakup naskah-naskah klasik tasawuf, kitab-kitab tentang samā’ dan ḥaḍrah, serta literatur musikologi Islam. Analisis dilakukan pada tiga tingkat makna: denotatif (bunyi sebagai fenomena fisik), konotatif (interpretasi budaya dalam konteks sufistik), dan sufistik (makna spiritual-transendental). Hasil menunjukkan bahwa nada-nada dalam tangga nada dasar memiliki makna simbolik: Do melambangkan tawbah, Re terkait dengan riyāḍah, Mi mencerminkan maʿrifah, dan Si mewakili insān kāmil. Musik dalam praktik ritual seperti samā’ dan ḥaḍrah memainkan peran penting dalam memperdalam pengalaman spiritual sufi. Temuan ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian tasawuf kontemporer, terapi musik berbasis sufisme, dan inovasi dalam pendidikan spiritual Islam, khususnya dalam membangun pendekatan pedagogis yang integratif antara nilai-nilai tradisional dan media estetis.



